Pengaruh Ekstrak Daun Jeruju (Acanthus ilicifolius) terhadap Penurunan Kadar LDL Darah pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Jantan Galur Wistar Diabetes yang Diinduksi Aloksan
DOI:
https://doi.org/10.30649/obj.v3i2.50Kata Kunci:
Aloksan, LDL, Acanthus ilicifolius, DMAbstrak
Latar Belakang : DM merupakan penyakit kronis yang memiliki komplikasi jangka
panjang. Aloksan merupakan cara cepat untuk menghasilkan kondisi diabetik
eksperimental (hiperglikemik) pada binatang percobaan yang terkait peningkatan
LDL. Tanaman jeruju (Acanthus ilicifolius) merupakan tanaman herba rendah yang
mudah tumbuh mengandung senyawa-senyawa metabolit sekunder seperti Alkaloid,
Saponin, Flavonoid, Terpenoid, dan Fenol.
Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun jeruju terhadap penurunan kadar
LDL darah tikus putih (Rattus norvegicus) jantan galur Wistar yang diinduksi aloksan.
Metode : Penelitian ini termasuk jenis eksperimental laboratoris dengan rancangan
Post Test Only Control Group Design. Sampel sebanyak 24 ekor tikus, yang dibagi
menjadi 3 kelompok : kelompok kontrol negatif (K-) diberi pakan standar; kelompok
kontrol positif (K+) diinduksi aloksan 120mg/kgBB hari ke-1; kelompok perlakuan (P)
diinduksi aloksan 120 mg/kgBB hari ke-1 dan ekstrak daun jeruju 67,2 mg/kgBB hari
ke-5-14. Hari ke-15 dilakukan pengambilan sampel darah untuk penentuan kadar
LDL darah.
Hasil : Hasil uji One-Way ANOVA, menunjukkan perbedaan rerata yang tidak
signifikan (p = 0,270) pada kadar LDL darah kelompok kontrol negatif ( = 9,75 mg/dl)
dengan kelompok kontrol positif ( = 11,38 mg/dl). Perbedaan rerata yang tidak
signifikan (p = 0,270) pada kelompok perlakuan ( = 9 mg/dl) dengan kadar LDL darah
kelompok kontrol positif ( = 11,38 mg/dl) dan kelompok kontrol negatif ( = 9,75
mg/dl).
Kesimpulan : Pemberian aloksan dapat meningkatkan kadar LDL darah hewan coba
dan pemberian ekstrak daun jeruju dapat menurunkan kadar LDL darah hewan coba
namun tidak signifikan secara statistik.
Referensi
ADA (American Diabetes Association) 2015, 'Diabetes Care' The Journal of Clinical
and Applied Research and Education, vol. 38, no. 1, pp. S1–S12.
Anggraeni, K. 2017, Inhibisi HMG-KoA Reduktase oleh Campuran Ekstrak Flavonoid
Berbasis Daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia) In Vitro, skripsi, Departemen
Biokimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian
Bogor.
Ernianingsih, S. W., Mukarlina and Rizalinda 2014, ‘Etnofarmakologi Tumbuhan
Mangrove Achantus ilicifolius L., Acrostichum speciosum L. dan Xylocarpus
rumphii Mabb. Di Desa Sungai Tekong Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten
Kubu Raya’ Protobiant, vol. 3, no. 2, p. 256.
Handayani, S., Najib, A., Wati, N. P. 2018, ‘Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun
Daruju dengan Metode Peredaman Radikal Bebas 1,1-Diphenyil-2-
Picrylhidrazil (DPPH)’ Jurnal Fitofarmaka Indonesia, vol. 5, no. 2, pp. 300.
Hanum, N. N. 2013, Hubungan Kadar Glukosa Darah Puasa dengan Profil Lipid
pada Pasien Diabetes Melitus tipe 2 di Rumah Sakit Umum Daerah Cilegon
periode Januari-April 2013, skripsi, Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas
Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
Jakarta.
Harrison 2018, Harrison’s Principles Of Internal Medicine, 20th edn, Edited by J. L.
Jameson et al., McGraw-Hill Education.
IDF 2017, ‘IDF Diabetes Atlas Eighth Edition’ Internasional Diabetes Federation, p.
Irawanto, R., Ariyanti, E. E. and Hendrian, R. 2015, ‘Jeruju (Acanthus ilicifolius): Biji,
Perkecambahan dan Potensinya’ ResearchGate, vol. 1, no. 5, p. 1014.
Latifah, E., Pribadi, P. and Sukmarani, D. 2015, Potensi Tumbuhan Mangrove Daun
Jeruju (Acanthus Ilicifolius) sebagai Obat Antidiabetes, thesis, Universitas
Muhammadiyah Magelang.
Noor, Y. R., Khazali, M. and Suryadiputra, I. N. N. 2012, Panduan Pengenalan
MANGROVE di Indonesia, 3rd edn, Edited by Y. R. Noor, M. Khazali, and I. N.
N. Suryadiputra, Bogor.
Nurfitri, W. A., Widiastuti, E. L. and Cahyani, E. N. 2018, Efek Ekstrak Metanol Daun
Jeruju (Acanthus ilicifolius L .) serta Buah Jeruju dan Taurin Dalam Menurunkan
Kadar Glukosa Darah dan Kolesterol Serta Fertilitas Mencit Jantan (Mus
musculus) yang Diinduksi Aloksan, skripsi, Universitas Lampung.
PERKENI 2015, Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2
di Indonesia 2015, 1st edn, Edited by S. A. Soelistijo et al, Pengurus Besar
Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PB PERKENI).
Prahastuti, S., Tjahjani, S. and Hartini, E. 2011, ‘Efek Infusa Daun Salam (Syzygium
polyanthum (Wight) Walp) terhadap Penurunan Kadar Kolesterol Total Darah
Tikus Model Dislipidemia Galur Wistar’ Jurnal Medika Planta, vol. 1, no. 4, p.
Ranti, G. C., Fatimawali and Wehantouw, F. 2013, ‘Uji Efektivitas Ekstrak Flavonoid
dan Steroid Dari Gedi (Abelmoschus manihot) sebagai Anti Obesitas dan
Hipolipidemik pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar’ Pharmacon, vol. 2, no. 2,
p. 37.
Susiwati, Sunita, R. and Farizal, J. 2018, ‘Analisis Kolesterol Low Density Lipoprotein
(LDL) pada Pengkonsumsi Produk Minuman Herbal “X” Kota Bengkulu Tahun
’, vol. 6, no. 2, p. 96.
Winarsi, H. et al. 2013, ‘Ekstrak Daun Kapulaga Menurunkan Indeks Atherogenik dan
Kadar Gula Darah Tikus Diabetes Induksi Alloxan’ Jurusan Ilmu Gizi, p. 277.
Yuriska F., A. 2009, Efek Aloksan terhadap Kadar Glukosa Darah Tikus Wistar,
skripsi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro Semarang.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Denta Journal Kedokteran Gigi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
