PEMBERIAN EKSTRAK RUMPUT KEBAR (Biophytum petersianum Klotszch) TERHADAP VIABILITAS SPERMATOZOA MENCIT (Mus musculus) DIABETES MELITUS

Prima Arundani, Reny I'tishom, Bambang Purwanto

Abstract


Diabetes mellitus yang tidak ditangani dengan baik akan mengakibatkan infertilitas yang disebabkan oleh adanya kerusakan salah satu organ reproduksi yaitu testis. Hiperglikemia atau tingginya kadar gula dalam darah berperan dalam kerusakan sel dengan cara peningkatan reactive oxygen spescies (ROS) sehingga terjadi stres oksidatif jaringan yang mengakibatkan radikal hidroksil. Peningkatan Reactive Oxygen Species (ROS) menyebabkan cedera sel melalui mekanisme peroksidasi lipid dan kerusakan oksidatif protein serta DNA. Proses lipid periksidase pada akhirnya merusak membran spermatozoa dan mitokondria DNA sehingga menyebabkan penurunan kualitas spermatozoa.

          Penelitian ini bertujuan mengetahui efek ekstrak rumput kebar terhadap viabilitas spermatozoa mencit jantan (Musmusculus) model diabetes melitus. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan post test only control group design. Ekstrak rumput kebar menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Sebanyak 30 ekor mencit yang dibagi ke dalam 5 kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif yaitu mencit diabates mellitus yang di sonde cmc na, kelompok kontrol positif yaitu mencit diabetes mellitus yang di sonde metformin, kelompok I, II, dan III yang di sonde ekstrak rumput kebar dengan dosis 67,5; 130; dan 270 mg/kg BB. Viabilitas spermatozoa dianalisis dengan mengambil sampel spermatozoa dari kauda epididimis.

Hasil uji Kruskal Wallis menunjukkan hasil yang signifikan p = 0,005 (p ˂ 0,05) pada viabilitas spermatozoa mencit diabetes mellitus dan perbedaan yang bermakna pada kelompok kontrol negatif  mencit dengan diabetes mellitus dengan kelompok perlakuan 3 yang diberi metformin dan ekstrak rumput kebar dosis 270 mg/kg BB. viabilitas spermatozoa pada kelompok kontrol negatif memiliki persentase terendah sedangkan pada kelompok perlakuan 3 memiliki persentase tertinggi. Simpulan penelitian ini adalah ekstrak rumput kebar (Biophytum petersianum Klotzsch) meningkatkan viabilitas spermatozoa mencit (Mus musculus) model diabetes melitus.

 


Full Text:

PDF

References


Agbaje I.M., D.A. Rogers, D.A. McVicar, N. McClure, A.B. Atkinson, C. Mallidis. 2007. ‘Insulin dependant diabetes melitus: implications for male reproductive function’. Human Reproduction 22(7): 1871-1877.

Bansal A.K. and G.S. Bilaspuri. 2008. Effect of manganese on bovine sperm motility,

viability, and lipid peroxidation in vitro. Anim. Reprod. 5(3):90-96

Ciofu O. and J. Lykkesfeldt. 2014. ‘Antioxidant supplementation for lung disease in cystic fibrosis’. Cochrane Database Syst Rev. 7:8.

Ellya E.S. 2010. Kesehatan reproduksi dan wanita. Jakarta: Trans info medika.

Harbone J.B. 1987. Metode fitokimia: penentuan cara modern menganalisis tumbuhan.Edisi Kedua. Kosasih P dan Iwang S, penerjemah. Bandung (ID): ITB Pr. Terjemahan dari: Phytochemical Methods: A Guide to Modern Techniques of Plant Analysis.

Hendra R., S. Ahmad, A. Sukari, M.Y. Shukor, A. Oskoueian.2011. ‘Flavonoid analyses and antimicrobial activity of various parts of Phaleria macrocarpa(Scheff) Boerl fruit’. Int J Mol Sci. 12(6):3422-31.

Laurence and Bacharach, 1964, Evaluation of Drug Activities Pharmacometrics, cit: Ngatidjan, 1990, Metode Laboratorium dalam Toksikologi, reviewer: Hakim, L., Pusat Antar Universitas Bioteknologi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Meliyana Y., Sudiastuti, R.A. Nugroho. 2016. ‘Pengaruh rebusan daun binahong (Anredera cordifolia) terhadap kualitas spermatozoa mencit’. Bioprospek:Jurnal Ilmiah Biologi. Vol.11(2):32-40.

Parhizkar S., M.J. Yusoff, M.A. Dollah, 2013.‘Effect of Phaleria macrocarpa on sperm characteristics in adult rats’.Adv Pharm Bull. 3(2): 345-52.

Partodiharjo S. 1992. Ilmu reproduksi hewan. Jakarta. Mutiara.

Purwanto B dan P. Liben.2014.Model hewan coba untuk penelitian diabetes.Surabaya. Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.

Sadsoeitoeboen P.D. 2005. Manfaat ekstrak rumput kebar (Biophytum petersianum Klotzsch) terhadap penampilan reproduksi mencit putih betina (Tesis). Fakultas Kedokteran Hewan, Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. 62 hlm.

Sembiring S.B.danI. Darwati. 2014. ‘Identifikasi komponen kimia aksesi rumputkebar (Biophytum petersianum Klotzsch) asal Papua dan Jawa’.Bul. Littro.Vol 25, No 1.

Soehadi K. dan K.M. Arsyad. 1983. Analisis sperma. Surabaya. Airlangga University press.

Vignera L.S., R. Condorelli, E. Vicari, R. D’Agata, A. Calogero. 2012.‘Diabetes melitus and sperm parameters’.Journal of Andrology. 33(2): 145-152.

Windono T., Soediman, S. Yudawati, U. Ermawati, E. Erowati dan T. Inayah. 2001. ‘Uji perendaman radikal bebas terhadap 1,1-Diphenyl-2- picrylhydrazyl (DPPH) dari ekstrak kulit buah dan biji anggur (Vitis vinifera L.) Probolinggo Biri dan Bali’.Artocarpus. 1(1): 34-43.




DOI: http://dx.doi.org/10.30649/obj.v4i1.58

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Prima Arundani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

ACCREDITED : SINTA 4 (S4)
Abstracting and Indexing: GARUDA, Neliti, ISJD-LIPI, Google Scholar, CrossRef, ROAD, PKP Index, Microsoft Academic (articles only) and SciLit.
 
Indexing:
sinta-logo
garuda
google
crossref
 
 
 Dimensions | The Next Evolution in Linked Scholarly Information
 
 
DOI Prefix:  10.30649

Template of the Manuscript: click the icon below, click menu bar FILE, choose and click Download, click Microsoft Wordocx)

Image result for google document


 

TURNITIN plagiarism check | Shopee Indonesia

 Zotero

Published by: Universitas Hang Tuah, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.